Update : Senin, 26/07/2010
 
Tips dan Santai

PANEN JAGUNG TERPADAT PECAHKAN REKOR MURI

Hasil panen jagung manis yang ditangani oleh PT Sukacita Membawa Sukses (PT SMS) dan Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Perum Peruri) pada lahan 10 hektar di Dusun Saptamarga, Desa Sirnabaya, Kecamatan Teluk Jambe Timur, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, berhasil memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (Muri) dengan 4 kategori sekaligus.

“Panen jagung ini berhasil memecahkan rekor hasil panen jagung tertinggi, penanaman jagung dengan populasi terpadat, buah jagung yang termanis, dan sebanyak 300 orang makan jagung mentah sekaligus pada saat panen”, ujar Direktur Muri, Sutikno Susilo. Wakil Menteri Pertanian Bayu Krisnamurthi ikut hadir panen jagung ini.

Direktur PT SMS, David Andi Purnama, prestasi ini bisa diraih berkat kerjasama melalui Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) antara PT SMS dan PT Peruri dengan paket teknologi Simbiosis Mutualisme Sistem (SMS). “Konsep teknologi ini melibatkan seluruh pihak baik dari segi pembudidayaan dan penyediaan pasarnya”, ujar David.

Pada lahan tersebut ditanami jagung manis Bonanza dari PT East West Seed Indonesia (EWSI). Dengan menggunakan pola tanam jajar legowo arah timur barat ini, sinar matahari dan sirkulasi udara lebih baik sehingga produktivitas tanaman lebih tinggi. “Kita bisa menanam jagung dengan populasi 87.000 per hektar per musim tanam, padahal EWSI hanya menganjurkan 42.000 tanaman per hektar”, katanya.

Produktivitas tanaman jagung berkonsep SMS tersebut rata-rata lebih dari 20 ton per ha per musim tanam. Selain itu, imbuh David, banyak juga tanaman bertongkol dua, sehingga setiap hektar bisa menghasilkan 26,5 ton per musim tanam. “Padahal dengan populasi 42.000 tanaman per hektar hanya bisa menghasilkan 9-15 ton per hektar per musim tanam”, jelasnya.

(Untuk informasi lebih lengkapnya silahkan berlangganan Tabloid SINAR TANI. SMS ke : 081584414991)
 

Arsip