Update : Kamis, 11/03/2010
 
Proteksi

EKSEKUSI HAMA DAN PENYAKIT MUSIM GADU-2009

Jauh-jauh hari Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Pertanian/Balai Penyuluhan Pertanian Kec. Kroya Kab. Indramayu dalam hal ini Koordinator PP (Hary Sukandi) telah mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi, dengan memerintahkan stafnya baik penyuluh PNS maupun THL-TBPP untuk mengintensifkan kegiatan penyuluhan, anjangsono, temu tani dan temu lapang.

Gerakan antisipasi serangan hama dan penyakit ini diberi nama Eksekusi Hama dan Penyakit Musim Gadu 2009 sedini mungkin. Upaya ini cukup berhasil terbukti bisa menekan kerugian usaha tani para petani di wilayah Kecamatan Kroya, bila dibandingkan dengan kerusakan tanaman padi tahun sebelumnya.

Keberhasilan ini akan menjadi tolok ukur kami para penyuluh untuk lebih ditingkatkan pada musim tanam tahun-tahun berikutnya sebagai bentuk pengabdian kami kepada negeri tercinta Indonesia dalam rangka mempertahankan swasembada beras dan menyongsong program tahun 2010 yaitu ekspor beras.

Kerugian akibat ledakan hama dan penyakit musim tanam 2009 di wilayah Kecamatan Kroya mencapai angka 15%.

Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Pertanian dalam hal ini Balai Penyuluhan Pertanian Kec. Kroya jauh-jauh hari telah mengantisipasi gejala tersebut.

Di antara tindakan yang telah dilakukan adalah mengajak para petani untuk selalu mewaspadai, mengawasi dan melakukan pencegahan serangan OPT sedini mungkin.

Melalui kegiatan penyuluhan, anjangsono, temu tani dan temu lapang, upaya ini cukup berhasil bila dibandingkan dengan kerusakan tanaman tahun-tahun sebelumnya, yang mencapai angka di atas tersebut.

(Untuk informasi lebih lengkapnya silahkan berlangganan Tabloid SINAR TANI. SMS ke : 081584414991)

Arsip