Cara Aman Menyimpan & Mengangkut Pestisida
PESTISIDA tidak pernah jauh dalam kehidupan para petani dan dunia pertanian. Dalam upaya menghindari/mencegah ‘bahaya’ terjadinya keracunan pada manusia, hewan piaraan, ternak, pencemaran lingkungan dan turunnya mutu pestisida selama dalam penyimpanan, maka berikut ini ada beberapa petunjuk yang perlu mendapat perhatian antara lain:
Simpan pestisida dalam wadah dan pembungkus aslinya serta dalam keadaan yang tertutup rapat. Jika wadah atau pembungkusnya rusak, siapkan wadah lain yang aman dan pindahkan pestisida tersebut ke dalamnya. Hindari menggunakan wadah bekas makanan atau minuman sebagai wadah pengganti. Tuliskan jenis pestisida, nama formulasinya, dan berilah tanda peringatan bahaya bertulis AWAS RACUN BERBAHAYA.
Jangan menyimpan pestisida bersama-sama dengan makanan maupun minuman, bahan pangan, pakan ternak, bibit, ternak dan hewan piaraan dan lainnya, jangan menggunakan ruang dapur, kamar mandi atau kamar tidur sebagai tempat menyimpan pestisida untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan, misalnya, tertukar dengan sabun dan lainnya.
Tapi, gunakan tempat penyimpanan khusus yang terpisah dari dapur, ruang makan, kamar mandi dan kamar tidur, serta jauhkan dari jangkauan anak-anak dan orang-orang yang tidak berkepentingan.
Simpan pestisida di tempat yang terlindungi, teduh, tidak terkena sinar matahari langsung, kemudian mempunyai ventilasi yang cukup, tidak kehujanan/kebanjiran agar mutu pestisida tetap terjaga dan tidak membahayakan.
Periksa tempat penyimpanan pestisida secara teratur untuk mengetahui ada atau tidak wadah yang bocor/rusak atau pestisida tumpah.
Untuk mencegah terjadinya kecelakaan dalam pengangkutan pestisida baik jarak dekat maupun jarak jauh, maka ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.
(Untuk informasi lebih lengkapnya silahkan berlangganan Tabloid SINAR TANI. SMS ke : 081584414991)


