Update : Senin, 26/07/2010
 
Profil

"KESURUPAN" MAU SEKOLAH TERUS, UNTUK BELAJAR SEPANJANG HAYAT

Dr. H. Udjianto, Direktur Politeknik Agroindustri SHS Sukamandi
“Lulus dari Politeknik Agroindustri, artinya baru memulai karier. Tetapi, jangan berhenti melanjutkan pendidikan, cari S-1, harus selalu semangat menuntut ilmu sepanjang hayat”, demikian pesan Dr. H. Udjianto, Direktur Politeknik Agroindustri, sewaktu melepas para mahasiswanya pada acara Wisuda Program Diploma III Politeknik Agroindustri SHS Angkatan IV tahun 2010 di Kompleks PT Sang Hyang Seri Sukamandi pada hari Sabtu (30/1) pagi. 

Wisuda ini diikuti 43 orang. Lulus sebagai mahasiswa terbaik Program Studi Teknologi Produksi, Lilis Windarwati dari Magelang; Program Studi Teknologi Pengolahan, Kurniati dari Sukamandi dan Program Studi Manajemen Pemasaran, Tedi Putinawan dari Sukamandi.

Apa yang dipesankan oleh Direktur ini sebenarnya merupakan potret kehidupannya yang ”kesurupan” mau sekolah terus. Nama lengkapnya adalah Drs. Ir. Dr. Udjianto, B.Sc, MM, Ph.D. Ada tiga gelar di depan dan tiga gelar di belakang namanya. Kalau dirunut sejarah pendidikannya dimulai dari B.Sc-nya dari Akademi Farming Semarang (1970).

Sebenarnya pernah kuliah di Fakultas Biologi Unas, tapi tidak tuntas. Lalu Drs-nya diperoleh dari STIA LAN tahun 1978. Sambil bekerja di Dinas Pertanian Tanaman Pangan Menado, sering ada ejekan kok Drs bukan Ir ngatur-ngatur makan termotivasi kuliah di Fakultas Pertanian Universitas Sam Ratulangi lalu mendapat titel Ir tahun 1984.

Karena keinginan pindah jalur dari birokrat ke bisnis maka mengambil kuliah lagi di Sekolah Tinggi Manajemen PPM dan tahun 1996 mendapatkan Magister Management. Gelar Ph.D Business Administration didapatkan dari Kennedy Western University, Wyoming, USA, tahun 1998. Tapi karena gelar ini belum diakreditasi Pemerintah, maka Udjianto masuk program Doktor Ekonomi yang baru dibuka pertama kali oleh Universitas Persada Indonesia_YAI dengan nomor induk 1. Tahun 2005 masih sebagai Direktur Utama PT Pertani berhasil menuntaskan Doktor Ekonomi jurusan Akuntansi Manajemen!

Perlengkapan pendidikan inilah yang dijadikan ”modal” untuk dipercaya sebagai Direktur Politeknik Agroindustri, walau sebelumnya sudah menjabat sebagai Ketua Yayasan.

Seusai pelantikan, sambil makan siang, kami ngobrol ”ngalur-ngidul”. Saya teringat bahwa Udjianto pernah mengirimkan naskah ke Sinar Tani dengan judul ”Fenomena Brutal Bangsaku?” Sebagai tabloid dengan fokus pertanian, sulit bagi saya untuk mencari dimasukkan di rubrik apa. Lalu dalam obrolan itu mulai muncul ”kegelisahan” Udjianto. ”Apa sebenarnya yang terjadi?”, tanya Udjianto. ”Soalnya segala macam bentuk interaksi masyarakat yang menimbulkan situasi ”menang atau kalah” akan memicu datangnya kebrutalan dan hukum rimba.

(Untuk informasi lebih lengkapnya silahkan berlangganan Tabloid SINAR TANI. SMS ke : 081584414991)

Arsip