Update : Selasa, 07/09/2010
 
Potensi

Kaltim Menuju Swasembada Daging

Dengan Visi Pembangunan Peternakan Kaltim yaitu: Mewujudkan Agribisnis Peternakan yang Berdaya Saing dan Berkelanjutan Menuju Masyarakat Sejahtera, Provinsi Kalimantan Timur telah berhasil dalam swasembada daging ayam dengan produksi 35 juta ekor ayam potong per tahun. 

Produksi daging ayam tersebut melebihi kebutuhan sekitar 17,5 juta ekor ayam potong per tahun. Sedangkan swasembada daging dalam arti luas (ayam dan daging sapi) dapat tercapai tahun 2013.

Namun data statistik peternakan mengungkapkan bahwa Prov. Kaltim belum dapat memenuhi tingkat konsumsi daging sapi masyarakat yang semakin meningkat tiap tahunnya seiring dengan laju pertumbuhan penduduk sekitar 2,99-3,01% dan membaiknya perekonomian masyarakat.

Untuk swasembada khusus daging sapi diperkirakan baru tercapai pada tahun 2020 dengan asumsi penambahan masukan sapi bibit 10.000 ekor per tahun, dan dinamika populasi sapi pada tahun 2009 sebanyak 91.550 ekor.

Program
Pemerintah Pusat kembali mencanangkan program untuk mewujudkan swasembada daging sapi yaitu melalui Program Swasembada Daging Sapi 2014 (PSDS-2014). Program tersebut merupakan kelanjutan program sebelumnya yaitu Swasembada Daging 2005 dan Program Percepatan Swasembada Daging Sapi (P2SDS) 2010 yang kedua program ini dapat dianggap telah ”gagal” dicapai.

Pada saat ini PSDS 2014 merupakan salah satu program dari 21 program utama Kementerian Pertanian terkait dengan upaya mewujudkan ketahanan pangan hewani asal ternak berbasis sumberdaya domestik. Terdapat 11 langkah pendekatan yang akan dilakukan dalam mencapai sasaran PSDS tahun 2014, dan salah satunya penyediaan bibit melalui Kredit Usaha Pembibitan Sapi (KUPS).

(Untuk informasi lebih lengkapnya silahkan berlangganan Tabloid SINAR TANI. SMS ke : 081584414991)

Arsip