SI BONGSOR Nirwana dan Gesit
Prospek pasar ikan nila sangat cerah. Permintaan pasar ekspor ikan nila sebanyak 270 ton per bulan dengan negara tujuan Uni Eropa. Demikian pula di pasar Asia permintaan mencapai 300 ton per bulan.
Ekspor ikan nila menuntut ukuran lebih dari 600 gr per ekor, yang selama ini sangat sulit dipenuhi oleh para pembudidaya. Dalam beberapa tahun terakhir ini telah dihasilkan ikan nila yang cepat besar (bongsor), yaitu ikan Nila Nirwana dan Nila Gesit.
Produksi ikan nila dapat diarahkan untuk produksi ikan nila berkelamin jantan yang dapat tumbuh lebih cepat untuk meningkatkan efisiensi usaha dalam memenuhi permintaan ukuran ekspor. Diharapkan usaha budidaya ikan nila di tanah air dapat lebih bergairah, maju dalam upaya meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
NILA NIRWANA
Mendapatkan ikan unggul dilakukan melalui program pemuliaan. Salah satu
alternatif program pemuliaan dalam menghasilkan induk unggul adalah melalui
program penangkaran (selective breeding). Penangkaran selektif ikan nila telah
dirintis di Balai Pengembangan Benih Ikan (BPBI) Provinsi Jawa Barat yang
berlokasi di Wanayasa.
Di BPBI tersebut mengoleksi 18 famili ikan nila GIFT (Genetic Improvement for Farmer Tilapia) generasi ke-6 dari 24 famili ikan nila GET (Genetically Enhanched of Tilapia) dari Filipina. Pada tahun 2003, BPBI Wanayasa melakukan kerjasama dengan para pakar perikanan dari tim ahli Tilapia Broodstock Centre untuk menyusun dan
melaksanakan program pengelolaan dan seleksi ikan nila tersebut dengan tujuan
untuk mempertahankan atau bahkan memperbaiki kualitasnya.
Silsilah didapatkannya ikan Nila Nirwana diawali dengan sumber genetik kegiatan seleksi dari GIFT dan GET. Selama 3 tahun, BPBI Wanayasa telah mendapatkan induk penjenis GGPS (Great Grand Parent Stock) yang selanjutnya diberi nama Ikan Nila Nirwana, yakni Nila Ras Wanayasa. Pencetakan induk ikan Nila Nirwana melalui proses yang panjang, mulai dari pematangan dan pemijahan, pendederan, pembesaran hingga pemanfaatan hasil kegiatan seleksi dan pola distribusinya. Benih dari induk hasil kegiatan seleksi selanjutnya akan didistribusikan kepada petani atau Usaha Pembenihan Rakyat (UPR).
Salah satu kabupaten yang mengembangkan ikan Nila Nirwana adalah
Kabupaten Majalengka. Berkat prestasi Kelompok Tani Nila Sari, Desa Cintaasih,
Kecamatan Cingambul; yang diketuai oleh Maryono meraih Juara Harapan I
Intensifikasi Budi Daya Ikan Nila Tingkat Propinsi Jawa Barat Tahun 2006.
Pada tahun 1997 ikan Nila Nirwana sudah berkembang di beberapa kelompok petani ikan. Tidak mengherankan apabila pada tahun yang sama, Kelompok Tani Nila Sari berhasil menyabet Juara I Provinsi Jawa Barat Pembudidaya Ikan Nila. Keunggulan ikan Nila Nirwana adalah cepat bongsor, karena dalam kurun waktu 5 bulan bisa seukuran ikan Gurami.
NILA GESIT
Mendampingi popularitas ikan Nila Nirwana muncul jenis ikan Nila super bongsor, yaitu nila GESIT (Genetically Supermale Indonesian Tilapia). Di lapangan ikan ini disebut ikan Nila Jantan Super YY.
(Untuk informasi lebih lengkapnya silahkan berlangganan Tabloid SINAR TANI. SMS ke : 081584414991)


