Update : Kamis, 11/03/2010
 
Peluang Usaha

Menghasilkan Buah Sirsak Berukuran Besar dan Berbentuk Simetris

Buah sirsak sangat digemari oleh penduduk perkotaan sebagai minuman juice sirsak yang menyehatkan. Akan tetapi sangat sedikit buah sirsak yang dijual di pasar (baik swalayan maupun pasar tradisional) yang bentuknya seragam dan berukuran besar.

Sebagian besar buah sirsak di pasaran berbentuk tidak simetris atau bengkok. Hal ini terjadi karena buah tersebut berkembang dari hasil penyerbukan antara bunga jantan dengan bunga betina yang berlangsung secara tidak sempurna. Untuk menanggulangi kendala ini maka harus dilakukan penyerbukan buatan pada bunga sirsak.

Penyerbukan buatan adalah campur tangan manusia dalam proses penyerbukan bunga agar terjadi pertemuan secara sempurna antara tepung sari yang sudah masak dengan kepala putik yang siap dibuahi (reseptif). Dengan penyerbukan buatan ini maka dapat dipilih tingkat kemasakan yang bersamaan antara tepung sari dan bunga betina (putik), sehingga tingkat keberhasilan penyerbukan menjadi lebih tinggi dibandingkan dengan penyerbukan secara alamiah (dengan bantuan angin, lebah, semut dan sebagainya).

Pakai Botol Plastik
Sebelum melakukan penyerbukan buatan maka tepung sari (sebagai bunga jantan) perlu dikumpulkan. Tepung sari yang sudah masak, yaitu ditandai dengan gugurnya kelopak dan mahkota bunga, dimana saat itu kepala sari sudah mekar dan berwarna kuning, selanjutnya dikumpulkan dalam botol plastik yang bermulut agak lebar, misal botol bekas Vitamin C.

Pengumpulan tepung sari dilakukan pada pagi hari dalam cuaca tidak turun hujan, dengan cara meletakkan botol dekat di bawah bunga yang telah mekar, kemudian botol digoyang dan tepung sari akan masuk ke dalam botol, selanjutnya botol ditutup.

Untuk keperluan dalam jumlah banyak, tepung sari bunga sirsak dapat disimpan dalam wadah botol bekas vitamin C kemudian dimasukkan dalam almari es (kulkas). Tepung sari masih bisa berkecambah maksimal 7 hari dalam penyimpanan. Lebih dari waktu tersebut tepung sari telah rusak.

Salah satu syarat utama agar penyerbukan buatan dapat berhasil secara memuaskan adalah bahwa bunga betina (putik) harus benar-benar sudah dalam stadia masak. Kondisi ini ditandai dengan mulai pecahnya kuncup bunga (Gb 1). Pada saat kuncup bunga telah pecah, maka kepala putik sudah cukup masak. Apabila kelopak dan mahkota bunga dibuka, bagian yang menonjol seperti mangkok terbalik (yaitu kepala putik) apabila diraba sudah berlendir.

(Untuk informasi lebih lengkapnya silahkan berlangganan Tabloid SINAR TANI. SMS ke : 081584414991)

Arsip