DADIH, Yoghurt dari Sumatera Barat
Malaysia dan Jepang telah memanfaatkan bakteri asal dadih untuk dibuat minuman susu fermentasi yang diperjualbelikan secara komersial.
Belum banyak yang mengenal dadih. Bahkan generasi muda di daerah asal dadih, Sumatera Barat. Dadih terbuat dari susu kerbau yang difermentasi secara tradisional seperti yoghurt. Proses pembuatannya sangat sederhana. Caranya, susu kerbau hasil perahan langsung dimasukkan ke dalam tabung bambu dan ditutup dengan daun pisang atau plastik. Selanjutnya, biarkan pada suhu ruang selama satu hingga dua hari, tepatnya sampai terbentuk gumpalan.
Citarasa dadih sangatlah khas: asam dengan aroma perpaduan antara bambu dan susu. Warna dadihnya putih kekuning-kuningan dengan tekstur yang kental.
Di daerah asalnya dadih biasanya dikonsumsi mentah tanpa pemasakan terlebih dahulu. Dadih disajikan bersama dengan ketan, parutan kelapa ditambah dengan gula kelapa atau sambal balado. Untuk sarapan pagi, terkadang dadih dicampur dengan ampiang (sejenis kerupuk dari nasi) dan gula kelapa.
Manfaat dadih bagi kesehatan sangat banyak, diantaranya dapat dimanfaatkan sebagai pengganti susu, khususnya penderita “Lactose intolerant”, sehingga dapat dimanfaatkan oleh orang yang tidak dapat mencerna susu dengan baik.
Menurut beberapa hasil penelitian baik secara in vivo maupun in vitro diketahui dadih mempunyai potensi untuk dikembangkan sebagai salah satu pangan fungsional, yang dapat menghambat bakteri patogen, menurunkan kolesterol, bersifat antimutagenik, antikarsinogenik, antivaginitis serta memperbaiki sistem kekebalan tubuh, mencegah sembelit, dan lain-lain.
Inovasi Kemasan
Kendala yang ditemukan dalam proses pembuatan dadih adalah bambu yang biasa digunakan sebagai wadah pembuatan dadih. Dengan wadah bambu tersebut masa simpan dadih tidak lama dan ada kendala dalam mendistribusikan. Sebab itu, inovasi kemasan sangat diperlukan.
Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pascapanen Pertanian telah melakukan inovasi pengemasan dadih yang mampu memberikan harapan baru bagi peningkatan pendapatan petani peternak di Sumatera Barat.
(Untuk informasi lebih lengkapnya silahkan berlangganan Tabloid SINAR TANI. SMS ke : 081584414991)


