Peran Swasta Rendah Dalam Pengembangan Alsintan
Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian (BBP Mektan) hingga kini telah menghasilkan beragam inovasi Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan). Namun sayangnya, inovasi ini belum mendapat dukungan dari pihak swasta untuk mengembangkannya ke skala besar.
Pada Temu Koordinasi Kehumasan Badan Litbang Pertanian, di BBP Mektan Serpong, minggu lalu, Kepala Bidang Sarana dan Kerjasama Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian Departemen Pertanian, Hermanto, menjelaskan saat ini penelitian dan pengembangan lebih banyak dilakukan pemerintah melalui pendanaan APBN.
Dengan hanya mengandalkan APBN itu tentunya pengembangan alsin secara besar-besaran sulit untuk dilakukan. Untuk itu seharusnya pihak swasta yang lebih berperan melakukan pengembangan alat-alat dan mesin pertanian.
Di beberapa negara seperti di Jepang, katanya, peran swasta mengembangkan alat-alat mesin pertanian untuk mendukung mekanisasi pertanian lebih besar daripada pemerintah. Peran swasta tersebut terutama dalam hal pendanaan untuk kegiatan penelitian dan pengembangan mekanisasi pertanian yang mencapai 80 persen.
Di samping dukungan swasta yang masih rendah, pengembangan alsintan ini juga terhambat oleh masih rendahnya adopsi petani terhadap alat dan mesin pertanian. Padahal jika dibandingkan dengan alsintan impor, harga alsintan yang direkayasa oleh balai ini tiga kali lipat lebih murah.
Hermanto mengungkap rendahnya adopsi ini disebabkan anggapan bahwa mekanisasi pertanian akan berdampak pada pengurangan tenaga kerja di sektor pertanian yang masih menjadi tumpuan hidup sebagian penduduk Indonesia. Padahal, kebijakan penelitian mekanisasi pertanian diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan petani melalui peningkatan produktivitas dan efisiensi pemanfaatan sumber daya pertanian dalam sistem produksi.
Upaya untuk menjalin kerjasama dengan pihak swasta ini saat sedang digenjot oleh BBP Mektan, beberapa inovasi telah berhasil dikerjasamakan dengan perusahaan swasta. Beberapa waktu lalu kerjasama ini dilakukan dalam rangkaian Pekan Agro Inovasi III di Bogor.
(Untuk informasi lebih lengkapnya silahkan berlangganan Tabloid SINAR TANI. SMS ke : 081584414991)


