Update : Senin, 01/03/2010
 
Nusantara

Ditingkatkan Potensi Pengembangan Ternak di Kaltim

LOMBA EKSPO DAN PROMOSI PETERNAK KALTIM
Gubernur Kaltim Drs. H. Awang Farouk Ischak dengan didampingi Sekretaris Ditjen Peternakan Dr. Drh. Syamsul Bachri dan Kepala Dinas Peternakan Ir. H. Ibrahim membuka secara resmi Lomba Ekspo dan Promosi Peternakan di pinggir Sungai Kapuas, Samarinda (14/11-09). Peresmian lomba tersebut ditandai dengan pelepasan burung merpati dan dilanjutkan devile ternak sapi dan kambing para peserta lomba yang berasal dari kabupaten/kota seluruh propinsi tersebut.

Ditingkatkan
Sekretaris Ditjen Peternakan Dr. Drh. Syamsul Bachri dalam sambutannya menegaskan bahwa Propinsi Kaltim yang memiliki lahan cukup luas dapat dikembangkan untuk usaha peternakan. Dengan memiliki lahan dan kebun sawit yang sangat luas usaha peternakan di Kaltim dapat diintegrasikan antara ternak dan kebun.

”Upaya pengembangan ternak di Kaltim dilakukan dengan cara peningkatan produksi dan populasi ternak, sehingga dapat memenuhi kebutuhan daging sendiri, bahkan kemungkinan ekspor”, ujar Sekretaris Ditjen Peternakan dengan penuh optimis dan disambut ceria yang hadir pada acara tersebut.

Dengan upaya peningkatan produksi dan populasi ternak, maka Propinsi Kaltim dapat ikut mendukung program swasembada daging yang dilanjutkan sampai tahun 2014. Hal ini sangat penting untuk mengatasi ketergantungan impor daging yang sampai saat ini mencapai 4% menjadi 10%.

”Kini sedang disusun blueprint swasembada daging sapi agar kegagalan yang terjadi selama ini dapat diatasi”, kata Syamsul Bachri lebih lanjut. Kini telah dikeluarkan Surat Keputusan Menteri Keuangan tentang Kredit Usaha Pembibitan Sapi (KUPS) yang merupakan peluang besar bagi peternak dan pengusaha peternakan untuk memanfaatkan subsidi kredit tersebut untuk pengembangan ternak.

Pusat Agribisnis
Gubernur Kaltim Awang Farouk mengemukakan selama ini Propinsi Kaltim masih bertumpu pada pertambangan dan industri yang merupakan kontribusi besar daerah tersebut. Oleh karena itu di masa mendatang sesuai dengan misi Kaltim akan menjadi Pusat Agribisnis termasuk peternakan dan perikanan, sehingga kesejahteraan masyarakat mengalami peningkatan.

”Kita tidak dapat terus menerus bertumpu pada sektor pertambangan, sebab lama kelamaan akan habis. Oleh karena itu pada masa mendatang sektor pertanian perlu digalakkan, termasuk peternakan”, kata Awang Farouk yang sangat peduli sekali terhadap pembangunan pertanian, melalui berbagai upaya terobosan baru-baru ini.

(Untuk informasi lebih lengkapnya silahkan berlangganan Tabloid SINAR TANI. SMS ke : 081584414991)

Arsip