Angka Kehilangan Hasil Padi Perlu Dikoreksi
Sejak lebih dari 20 tahun lalu kita selalu menyebutkan bahwa kehilangan hasil padi saat panen masih tinggi, yaitu sekitar 20% hasil penghitungan data BPS. Angka yang begitu besar ini perlu dilakukan koreksi karena dianggap tidak masuk akal.
Kepala Badan Litbang Pertanian, Gatot Irianto, saat memberikan sambutan pada orasi pengukuhan tiga Profesor Riset Badan Litbang Pertanian, di Bogor, pekan mempertanyakan besarnya angka kehilangan hasil yang kerap digunakan para peneliti dan pihak lain sebagai landasan berpikir.
Gatot sempat memberikan koreksi terhadap data BPS yang diadopsi oleh Prof Dr. Ir. Agus Setyono MS, dengan orasinya yang berjudul "Perbaikan Teknologi Pascapanen dalam Upaya Menekan Kehilangan Hasil Padi". Koreksi tersebut dilontarkan dengan besarnya nilai-nilai kehilangan hasil padi.
Di dalam orasi Prof. Agus Setyono dipaparkan bahwa pada era revolusi hijau kehilangan hasil ini mencapai 20%, pada periode 1986-1996 kehilangan berkisar antara 20,5-21%, sedangkan pada periode sekarang kehilangan itu bervariasi dari 7,8 sampai 13,3% tergantung daerahnya.
Angka-angka ini, manurut Gatot perlu dilakukan koreksi ”jika kita ambil angka kehilangan itu 20% dan dikalkulasi dengan produktivitas yang mencapai 5 ton, apa mungkin kehilangan hasil itu mencapai 1 ton. Ini sepertinya tidak masuk akal, apa iya kita kececeran padi hingga 1 ton”, ujarnya.
Koreksi terhadap angka kehilangan hasil ini dinilai cukup perlu, karena angka ini bisa digunakan untuk berbagai tujuan. Sehingga jika angka tersebut akurat, maka tujuannya akan lebih jelas.
Terlepas dari kontorversi angka kehilangan hasil tersebut, Gatot menyampaikan penghargaan terhadap Lima strategi untuk pengembangan teknologi panen untuk menekan kehilangan hasil yang dipaparkan oleh Prof. Agus Setyono, sekaligus mengemas kelima strategi tersebut agar terealisasi dalam bentuk pendekatan dan teknologi, tertuang dalam kebijakan pemerintah dan yang lebih penting dapat dilaksanakan petani.
(Untuk informasi lebih lengkapnya silahkan berlangganan Tabloid SINAR TANI. SMS ke : 081584414991)


