Update : Selasa, 07/09/2010
 
Nasional

Pameran Aneka Tepung Lokal dan Olahannya

Promosi tepung lokal dengan tema ”Aneka Tepung Lokal Membuat Sehat dan Cantik” digelar dalam pameran Indonesia Agribisnis Expo 2010 di Surabaya.

Direktur Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian (Dirjen P2HP) Kementan, Dr. Ir. Zaenal Bachruddin Msc. mengatakan, "Oleh karena itu penyelenggaraan Indonesia Agribusiness Expo 2010 kali ini mengambil tema 'Cinta 100% Produk Indonesia' dengan sub-tema 'Aneka Tepung Lokal Membuat Sehat dan Cantik'," kata Zaenal Bachruddin, pada pembukaan Indonesia Agribusiness Expo 2010, di Tunjungan Plaza, Surabaya.

Zaenal mengatakan penyelengaraan pameran ini dirasa tepat untuk mengurangi ketergantungan bahan pangan impor, yaitu tepung terigu. Tahun 2009, Indonesia mengimpor gandum sekitar 5,15 juta ton dan tepung tapioka 1,86 juta ton.

"Diperkirakan kebutuhan ini akan meningkat seiring dengan perkembangan dan pertumbuhan ekonomi yang berbahan baku tepung, oleh karena itu kita bisa mengantisipasinya dengan meningkatkan pengembangan tepung lokal sebagai substitusi," jelasnya.

Zaenal mengatakan pemerintah dalam kebijakannya yang dituangkan dalam Blue Print Nilai Tambah dan Daya Saing merencanakan dalam tahun 2010-2014 tepung lokal mampu mensubstitusi 20% setara impor gandum sebesar 1,2 juta ton per 5 tahun.

"Setiap tahun pemerintah mengupayakan adanya penambahan produksi sebesar 240.000 ton pertahun melalui pembangunan Unit Pengolahan Hasil (UPH) tepung baru yang pada tahun 2009 telah dibangun sebanyak 38 unit dan pembuatan pilot proyek agroindustri aneka tepung di kabupaten," jelasnya.

Zaenal mengatakan potensi ini cukup besar karena ketersediaan umbi-umbian dan serealia sebagai bahan mentah tepung cukup melimpah dan baru sekitar 22,31% yang baru dimanfaatkan.

(Untuk informasi lebih lengkapnya silahkan berlangganan Tabloid SINAR TANI. SMS ke : 081584414991)

Arsip