Update : Kamis, 11/03/2010
 
Mimbar Penyuluh

SUMUR RESAPAN MEMBANTU PENYEDIAN AIR PERTANIAN

Penulis : SUSILO ASTUTI H. (Penyuluh Pertanian Pusbangluhtan)

Membangun/membuat sumur resapan dapat membantu mengatasi banjir pada musim penghujan dan kekeringan pada musim kemarau di desa maupun kota.

Beberapa tahun terakhir di wilayah Indonesia sering terjadi banjir dan kekeringan. Penyebab utama sebenarnya adalah ulah dari manusia, antara lain: pepohonan di daerah pegunungan yang seharusnya berfungsi menahan dan meresapkan air ditebang sampai pegunungan gundul dan meluasnya tanah yang dimanfaatkan untuk bangunan yang kurang memperhatikan wilayah peresapan air. Hal ini mengakibatkan berkurangnya tempat-tempat penampungan air dan peresapan air hujan ke dalam tanah serta meningkatnya aliran permukaan tanah (run off) yang menyebabkan banjir pada musim penghujan. Sebaliknya pada musim kemarau air tanah berkurang, sehingga sulit memperoleh air pada musim kemarau, terjadilah kekeringan di mana-mana. Kondisi ini dapat diatasi dengan membuat sumur-sumur resapan yang dapat dibuat oleh masyarakat sendiri tidak harus menunggu bantuan dari pemerintah.

Sumur resapan tidak hanya diperlukan di desa-desa wilayah pertanian, tetapi diperlukan juga di kota-kota bahkan perlu dibuat di komplek-komplek perumahan. Hal ini dilihat dari manfaat sumur resapan sebagai berikut: (1) Menangkap, menampung, dan meresapkan air yang mengalir di permukaan tanah ketika hujan, sehingga air kembali meresap ke dalam tanah (groundwater recharge) sebagai air tanah; (2) Meningkatkan persediaan air tanah untuk usahatani termasuk peternakan dan kehidupan manusia pada musim kemarau; (3) Mengurangi atau mencegah air laut masuk ke daratan (intrusi) di daerah-daerah pantai; dan (4) Mengurangi banjir pada musim hujan.


SUMUR RESAPAN
 


Untuk membuat sumur resapan tidak bisa sembarang tempat, karena beberapa ketentuan sebagai berikut: (1) Dibuat/dibangun di daerah-daerah yang ketika hujan aliran permukaannya tinggi dan daerah hilirnya sering mengalami banjir dan kekeringan, seperti pada gambar 1; (2) Harus memiliki tangkapan air hujan yang memadai/banyak, baik dari bentang/hamparan lahan dan atau atap rumah atau di dekat saluran-saluran air; (3) Penempatan sumur resapan diprioritaskan untuk mendukung sumur-sumur pantek yang digunakan untuk irigasi; dan (4) Tidak dianjurkan membuat sumur resapan pada daerah pasang surut yang berair tanah sangat dangkal.

Gambar 1: Lokasi sumur resapan

 

 

 


Cara Membuat Sumur Resapan
Bangunan sumur resapan terdiri dari 4 (empat) komponen, yaitu: (1) Saluran air, (2) Bak kontrol, (3) Pipa pemasukan, dan (4) Sumur resapan, seperti pada gambar 2 berikut.

(Untuk informasi lebih lengkapnya silahkan berlangganan Tabloid SINAR TANI. SMS ke : 081584414991)

Arsip