Update : Senin, 26/07/2010
 
Kontak Tani

P4S "Sukma Dangiang" Garut Memproduksi Pupuk Ramah Lingkungan

Pusat Pengembangan Pertanian Pedesaan Swadaya (P4S) ”Sukma Dangiang” terletak di Desa Wanasari, Kecamatan Wanareja, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Dalam kegiatan sehari-harinya P4S ”Sukma Dangiang” berupaya untuk mendidik dan melatih para anggota kelompok tani dalam bidang pertanian organik, dalam upaya meningkatkan kesejahteraan petani.

Untuk meningkatkan pengetahuan para petani anggota kelompok tersebut mendapat pelatihan tentang pembuatan pupuk yang ramah lingkungan. ”Kegiatan tersebut tentunya tidak dapat berdiri sendiri, sehingga melakukan kerja sama dengan CV Synergi Bioindustri, yakni membuat demplot”, kata Yeni Kusyeni di sela-sela penyelenggaraan Rapat Kerja HKTI Jabar di Sukabumi yang diselenggarakan baru-baru ini.

Menurut Yeni Kusyeni yang juga Panitia Rakerda HKTI Jabar, kerjasama antara P4S dengan Synergi Bioindustri dilaksanakan dalam upaya meningkatkan produksi pertanian yang ramah lingkungan. Kerjasama ini dilaksanakan untuk saling menguntungkan dengan bimbingan para ahli pertanian dan penyuluh pertanian. Para petani senantiasa mendorong untuk berbuat serupa mencintai dan menghormati alam dengan penuh kasih sayang.

Embrio Koperasi
Anggota P4S tersebut yang juga aktif di HKTI dan KTNA Jabar dan dikaruniai 5 orang anak dan 5 orang cucu tampak masih muda dan energik. Dirinya kini sedang meningkatkan kerjasama dengan CV. Synergi Bioindustri dalam rangka pembentukan Koperasi Dangiang Agroindustri. Koperasi tersebut merupakan embrio kelahiran P4S ”Sukma Dangiang”.

Melalui koperasi tersebut diharapkan melahirkan bibit-bibit petani muda yang tangguh cekatan, visioner dan kreatif. ”Mental inilah yang senantiasa dibangun dengan bimbingan dari koperasi sebagai naungan tempat kembali dan rehat kembali. Untuk membangun perekonomian di pedesaan salah satu soko guru ekonomi adalah koperasi.

Adapun kerjasama yang dilakukan dengan CV. Synergi Bioindustri dalam upaya meneliti kebaikan alam yang diberikan kepada kita. Melalui tangan-tangan peneliti muda, dihadirkan kualitas murni dalam menghasilkan pupuk alam terbaik. Dengan hadirnya pemuda-pemuda tersebut sangat terbantu dalam bidang alih teknologi dan managemen koperasi.

Pupuk Ling-yin
Salah satu produk yang dihasilkan oleh kerja sama P4S tersebut adalah pupuk Ling-yin yang merupakan pupuk NPK Plus. Bentuk pupuk tersebut adalah butiran, sehingga mudah diaplikasikan secara tepat. Berfungsi ganda yakni sebagai pupuk dan meningkatkan pH tanah sehingga mendekati netral. Pupuk tersebut ramah lingkungan, berkualitas ekonomis, karena harganya yang relatif mudah terhadap pupuk sejenis/NPK, serta dapat meningkatkan produktivitas pertanian.

Juga dilengkapi dengan aktivator yang dibuat dengan menggunakan fermentasi dan melibatkan sejumlah mikroba alam yang berfungsi sebagai unsur pembenah dan pengembali kesuburan tanah. Selain itu mengandung beberapa unsur mikro yakni N= 3,41%, P= 5,52%, K= 4,62% dan C organik karena bukan dari bahan kimia.

Arsip