Dari SL PTT Lahir Penangkar Benih Padi Binaan BPTP BANTEN
Di Provinsi Banten, program Sekolah Lapang Pengelolaan Sumber Daya Tanaman Terpadu (SL-PTT) padi sawah dilakukan di 4 Kabupaten. Para petaninya diwajibkan menggunakan varietas unggul bersertifikat hasil penelitian Badan Litbang Pertanian. Para petani SL-PTT tersebut dibina Balai Penerapan Teknologi Pertanian (BPTP) Banten. Di antara mereka ada yang berhasil menjadi penangkar benih.
Empat kabupaten di Banten yang mendapatkan program SL-PTT adalah Serang, Pandeglang, Lebak dan Tangerang. Selain itu, SL PTT juga dilaksanakan di Kota Cilegon dan Kota Tangerang. Total luas areal SL PTT di Banten tersebut mencapai 43.816 ha dengan kebutuhan benih 369.502 kg.
Pada lokasi SL-PTT disyaratkan menggunakan benih unggul yang dihasilkan oleh Badan Litbang Pertanian. Penggunaan benih unggul ini selain untuk akselerasi penerapan teknologi, juga untuk meningkatkan produksi dan kualitas produk.
Produksi benih yang dihasilkan oleh penangkar benih di Provinsi Banten masih jauh dari cukup, produksi baru mencapai 10% dari kebutuhan sisanya masih dipenuhi dari luar atau hasil produksi petani sendiri alias tidak bersertifikat. Produsen benih yang sudah eksis di Provinsi Banten terdiri dari swasta (PT SHS dan CV Tani Mukti), instansi pemerintah (BBI) dan petani penangkar.
Mulai tahun 2007, BPTP Banten melakukan perbanyakan benih padi sawah yang dilakukan di Kebun Percobaan dan lahan petani terutama pada petani penangkar benih padi dan petani yang ingin menjadi penangkar benih padi. Varietas benih padi yang diperbanyak adalah Ciherang, Cigeulis, Mekongga, Aek Sibundong, Cibogo, Conde, Gilirang, Situ Bagendit dan Tukad Unda.
Dalam upaya peningkatan produksi padi tersebut, pemerintah juga memberikan bantuan benih padi melalui program Bantuan Langsung Benih Unggul (BLBU). Total luas areal SL-PTT dan BLBU untuk Provinsi Banten mencapai 6.863 ha dengan kebutuhan benih mencapai 174.715 kg. Gayung bersambut, BPTP Banten berhasil menyambungkan produsen benih dengan pengguna benih yaitu petani.
Petani penangkar benih binaan BPTP Banten berperan serta dalam penyediaan benih unggul bermutu untuk kegiatan SL-PTT Kabupaten Serang. Dengan kontribusi mencapai 34.800 kg benih (19.92%) meliputi varietas Ciherang (20.350 kg), Cigeulis (8.606 kg) dan Mekongga (5.850 kg).
Sinergisme program perbenihan padi telah terjadi. Banyak institusi dan program terkait dapat dipadukan. Sistem perbenihan yang dikembangkan BPTP Banten mengikuti alur sebagai berikut : Benih BS (breeder seed) yang dihasilkan di BB Padi diperbanyak di KP Singamerta seluas 1,59 ha.
(Untuk informasi lebih lengkapnya silahkan berlangganan Tabloid SINAR TANI. SMS ke : 081584414991)


