Membentuk Jiwa Wirausahawan Pemuda Perdesaan
Telah banyak Program Pemerintah lewat Kementerian Pertanian dalam rangka memberdayakan masyarakat perdesaan di antaranya program terbaru adalah pemberdayaan masyarakat dengan PUAP, LM3, Prima Tani, dan lain-lain. Semua program tersebut merupakan program pemerintah yang nota bene memberdayakan masyarakat perdesaan untuk meningkatkan kesejahteraannya.
Akan tetapi di sisi lain masih besarnya angka urbanisasi dari desa ke kota dalam rangka untuk mencari pekerjaan. Urbanisasi ini kebanyakan kawula muda desa yang telah menamatkan pendidikannya baik di tingkat SMP-perguruan tinggi justru yang tidak tamat pendidikannya turut juga melakukan urbanisasi.
Dengan demikian penduduk perdesaan sangat berkurang sehingga tenaga kerja di desa sangat berkurang, atau susah mencari tenaga kerja di sektor pertanian terutama di perdesaan, sehingga orang-orang tua yang menggarap sawah dan ladang yang mempunyai pengetahuan dan tenaga yang terbatas. Berbeda dengan tenaga muda yang kuat dan banyak pengetahuannya. Sehingga terjadi ketimpangan pembangunan di perdesaan dan di perkotaan.
Bila diamati secara mendalam mengapa demikian terjadi? Kalau kita renungkan secara mendalam adalah disebabkan dari segi pendapatan yang diperoleh dan tingkat nilai-nilai di masyarakat yang berkembang selama ini bahwa bergerak di bidang pertanian terkesan kumuh dan kotor serta pendapatan yang tidak menjanjikan di masa yang akan datang.
Dari permasalah itu kebijakan pemerintah baik pusat maupun daerah telah mulai menangkap issu demikian oleh karena itu pemerintah melancarkan program - program tentang pembangunan pertanian melibatkan pemuda perdesaan antara lain : Pemuda membangun desa, ATC (Program diklat mengenalkan pertanian di kalangan pemuda masih sekolah), PATRA yang berkembang di kabupaten Situbondo dan Bondowoso yang bergerak di bidang pelatihan pemuda tani yang disuport oleh Pemerintah daerah.
Semua itu adalah bentuk kepedulian pemerintah, akan tetapi masih belum bersifat individual atau beberapa pemuda saja yang mendapatkan bantuan pemerintah. Tidak seperti yang diterapkan di program PUAP dalam bentuk gabungan kelompok yang menggerakkan roda usaha di perdesaan.
Untuk itu penulis memberikan masukan atau saran yaitu : di perdesaan selama ini sudah terbentuk organisasi pemuda dalam wadah karang taruna yang selama ini belum bergerak di bidang usaha melainkan masih bergerak di bidang kemasyakatan dalam mengembangkan kegiatan-kegiatan desa sebatas kegiatan kepemudaan saja belum menyentuh di bidang usaha.
(Untuk informasi lebih lengkapnya silahkan berlangganan Tabloid SINAR TANI. SMS ke : 081584414991)
Arsip
- Kegalauan Penyuluh Menghadapi Masa Depan yang Otentik
- Menyongsong Munas II THLTBPP PERCEPATAN TERBITNYA PAYUNG HUKUM BAGI PENINGKATAN STATUS THL-TBPP
- PENGEMBANGAN SDM PERTANIAN DALAM KEGIATAN PENYULUHAN PERTANIAN, BERDASARKAN KECERDASAN SPIRITUAL (SQ) KECERDASAN EMOSI (EQ) DAN KECERDASAN INTELEKTUAL (IQ)
- BP4K KABUPATEN SIGI DISAHKAN
- PHT CENGKEH DI KUTA
- Arsip Lainnya...


