
Dalam Musyawarah Pembentukan DPD. PERHIPTANI Kabupaten Paser (11/1) melalui voting tertutup telah terpilih Ibu Hj. RIDHAWATI SURYANA RS. sebagai Ketua DPD PERHIPTANI Kabupaten Paser masa bakti 2011-2016 .Pengurus ini dilengkapi dengan Wakil ketua, Sekretaris dan Bendahara dan 9 Bidang.
Dalam sambutannya ketua terpilih menyampaikan bahwa menyeimbangkan dengan tuntutan perubahan kondisi lingkungan usahatani dan pasar, masih banyak yang perlu diperbaiki dan ditingkatkan kemampuan dan peran para penyuluh pertanian, perikanan dan kehutanan. Penyuluhan sebagai suatu bagian dalam proses pemberdayaan SDM petani dan SDA pertanian memerlukan pendekatan metodologi dan materi yang up date.
2.000 hektar lahan yang ditanami tembakau oleh petani di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, gagal panen akibat kekeringan atau kesulitan air.
Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Sumenep, Arief Rusdi, menjelaskan, luas lahan yang ditanami tembakau oleh petani setempat pada tahun ini sekitar 19.000 hektar.
DPRD Kabupaten Solok melalui Perda No.02 Tahun 2010 telah menetapkan struktur BP4K (Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan). Sayangnya hingga saat ini Bupati Solok belum menetapkan personalnya.
Padahal menurut Nazar Bakri anggota DPRD, Bupati Solok telah dua kali menyurati dan berjanji dengan Kementerian Pertanian cq. Badan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian akan mengisi dan melantik Personil BP4K Kabupaten Solok sesuai surat Bupati Solok 906/34/Umum-2010 perihal Kelembagaan Penyuluhan dan Surat Bupati Solok No.521.1.173/BP4K/VII/2010, namun kenyataannya janji bupati tersebut belum direalisasikan.
Sebanyak 32 orang THL TBPP Kabupaten Pemalang melaksanakan kunjungkan kerja ke Balai Besar Padi Sukamandi pada Selasa (27/12-2011).
Dalam kunjungan ini diadakan diskusiddengan Gagad R.P, MP Kasi PHP mengenai perbenihan, teknik budidaya, penanggulangan OPT, serta varietas unggul baru (VUB) yang cocok untuk berbagai kondisi lahan secara spesifik. Kegiatan dilanjutkan dengan mempelajari teknik penanggulangan hama tikus di laboratorium tikus dan pengenalan VUB di UPBS BB Padi.
Dinas Peternakan Provinsi Sumatera Barat memperoleh alokasi anggaran pengembangan ternak sapi potong yang bersumber dari APBN dan APBD sekitar Rp 60 miliar pada 2012.
"Pengembangan ternak sapi potong tetap menjadi prioritas dalam pembangunan bidang peternakan di Sumbar, sehingga dukungan anggaran dari pusat relatif besar," kata Kepala Dinas Peternakan Sumbar, Edwardi di Padang, Kamis.
Sebagian besar petani yang menggunakan benih bersertifikat jumlahnya tidak mencapai 50 persen di Priangan Timur, termasuk Kota Tasikmalaya. Karena mayoritas petani masih suka menggunakan benih asal-asalan.
Selama dua tahun terakhir ada juga petani yang sudah menggunakan benih padi bersertifikat. Akan tetapi, dengan kuantitas petani masih sedikit.
Petani padi tidak perlu khawatir dengan gulma utama pada tanaman padi yaitu jenis jejagoan dan bettang karena tinggal disemprot dengan herbisida nugrass 69 EC. Hal tersebut diungkapkan oleh Ir. Hadi Sunarto RSM Indonesia timur dan Ir. Agus Zaenal Teritorial manager Sulselbar PT Nufarm Indonesia.
Dijelaskan Ir. Agus Zaenal, kelebihan nugrass dibanding produk sejenis karena nugrass menggunakan bahan baku impor dari Australia dan bisa dicampur dengan Lindomin sehingga bisa mengendalikan gulma secara tuntas. Menurut Ir. Hadi Sunarto produk nugrass menyebabkan gulma terkendali lebih ekonomis dibanding produk sejenis karena cukup digunakan 250 ml/ha pada tanaman padi umur 10 hari sesudah tanam atau sesudah tabela.
Page 1 of 87







![]() | Hari Ini | 6077 |
![]() | Kemarin | 6719 |
![]() | Pekan Ini | 6077 |
![]() | Pekan Lalu | 59447 |
![]() | Bulan Ini | 38556 |
![]() | Bulan Lalu | 381448 |
![]() | Total | 2884160 |