gototopgototop
Anda Berada Di : Beranda Informasi Terkini Liputan Khusus

TANTANGAN PEMBANGUNAN PERTANIAN 2012

1. Prioritas RKP 2012
Tema RKP 2012 Kementerian Pertanian adalah (a) menjamin keberlanjutan dan pencapaian swasembada pangan, terutama beras untuk mencapai surplus 10 juta ton beras, (b) pengembangan energi alternatif/biofuel, (c) pengembangan korido ekonomi, (d) penanggulangan bencana, mitigasi-adaptasi, antisipasi perubahan iklim dan (e) percepatan pembangunan NTT, Papua dan Papua Barat.

 

Pencapaian 4 Sukses Pembangunan Pertanian 2011

Empat Sukses Pembangunan Pertanian adalah : (1) Pencapaian Swasembada dan Swasembada berkelanjutan, (2) Peningkatan Diversifikasi Pangan, (3) Peningkatan Nilai Tambah, Daya Saing dan Ekspor serta (4) Peningkatan Kesejahteraan Petani. Pencapaian dalam tahun 2011 sbb.:

1. Pencapaian Swasembada dan swasembada berkelanjutan
Padi dan jagung sudah swasembada. Oleh karena itu diprogramkan menjadi swasembada berkelanjutan. Agar swasembada berkelanjutan ini dapat dipertahankan, maka target peningkatan produksinya minimal sama dengan pertumbuhan permintaan dalam negeri.

 
 

Kasus Kekerasan Mesuji dan Jaminan Keamanan Usaha Perkebunan

Kekerasan sengketa lahan perkebunan kembali terjadi. Kepala Kepolisian RI Jenderal Timur Pradopo menjelaskan, sepanjang 2011 terdapat dua bentrokan akibat sengketa warga dengan perusahaan perkebunan kelapa sawit, yakni di Mesuji wilayah Sumatera Selatan (21 April 2011) dan di Lampung (11 November 2011). Beberapa orang dikhabarkan meninggal karena sengketa ini.

Akibat kekerasan di Mesuji itu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memerintahkan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Djoko Suyanto serta Timur Pradopo membentuk tim investigasi kasus Mesuji. "Langsung ditindaklanjuti oleh Menko Polhukam dan Kapolri," kata juru bicara kepresidenan, Julian Aldrin Pasha, di kantornya.

 
 

Merancang Sejarah Perkebunan Masa Depan

Kembalikan lahan untuk rakyat dan dukung pengusaha besar untuk konsentrasi pada sektor industri seperti yang berkembang di Thailand atau di Amerika Serikat, atau menciptakan paradigma perkebunan inklusif seperti di India, yang sejalan dengan amanah kemerdekaan Indonesia.

Itulah alternatif pemikiran rancang bangun pembangunan perkebunan untuk Indonesia mendatang yang digagas Dr Agus Pakpahan, Mantan Dirjen Perkebunan yang juga Ketua Umum Badan Eksekutif Gabungan Asosiasi Petani Perkebunan Indonesia (Gapperindo) berdasarkan fakta dan pengalaman yang telah dialami Indonesia kurang-lebih 100 tahun membangun perkebunan.

 
 

Gerakan Kementan Tolak Korupsi

Tanggal 9 Desember diperingati sebagai Hari Anti Korupsi Sedunia. Kementerian Pertanian memperingati hari itu dengan membuat acara sangat besar bertajuk “Pembinaan Komitmen Anti Korupsi (KAK) dan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Hadir dalam acara yang diselenggarakan tanggal 7-9 Desember di Bogor itu sekitar 550 pejabat dari seluruh Indonesia yang bekerja di Kementerian Pertanian.

“Kalau remunerasi di Kementerian Pertanian sudah berjalan, maka pemberantasan korupsi di Kementan akan lebih cepat. Nanti saya buktikan, jangan ditunda-tunda reformasi birokrasi di Kementan….,” kata Menteri Pertanian Suswono saat membuka acara ini.

 
 

Pembinaan Komitmen Anti Korupsi Ala Kemtan

Sudah tiga belas kali (angkatan) Kementerian Pertanian (Kemtan) dalam tiga tahun terakhir melakukan pembinaan komitmen anti korupsi. Apa isinya dan hasil-hasilnya?

Dalam kurun waktu 3 tahun terakhir terhitung sejak tahun 2009 - 2011, kegiatan sosialisasi Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) telah membina 9.350 SDM pertanian lingkup pusat, UPT dan daerah, baik pejabat fungsional, (KPA, PPK, dan Bendahara) maupun pejabat struktural dari seluruh tingkatan, termasuk pembinaan Komitmen Anti Korupsi (KAK) tahun 2011 sebanyak  1.000 peserta.

 
 

Menjadikan Impian Kementan WTP 2011 Jadi Kenyataan

Dari Forum Nasional SPIP 2011 Bali, 23-25 Desember 2011
Forum Nasional SPIP 2011 memilih tema : “Mantapkan SPI - Selaraskan Aksi - Wujudkan Kualitas LK Kementerian Pertanian WTP 2011”. Inspektur Jenderal Ir. R. Azis Hidajat, MM dalam pembukaan mengingatkan peserta bahwa tujuan akhir dari penerapan sistem pengendalian ini, di antaranya (1) terciptanya tata kelola kepemerintahan yang baik (good government dan clean government) di setiap unit kerja; (2) menurunnya tingkat penyimpangan terhadap ketentuan yang berlaku, (3) menurunnya tingkat kerugian negara, (4) tercapainya 4 sukses pembangunan pertanian dan (5) diperolehnya predikat opini WTP (Wajar Tanpa Syarat) dari BPK –RI.

 
 

Page 1 of 3

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Artikel Lain

Kementan Revisi Target Produksi Pangan 2012 Wakil Menteri Pertanian (Wamentan)...
Read more...
  Presiden Susilo Bambang Yudhoyono...
Read more...
Badan Penelitian dan Pengembangan...
Read more...
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini1898
mod_vvisit_counterKemarin7162
mod_vvisit_counterPekan Ini28818
mod_vvisit_counterPekan Lalu46767
mod_vvisit_counterBulan Ini176864
mod_vvisit_counterBulan Lalu381448
mod_vvisit_counterTotal3022468

Twitter Terbaru

Facebook Like