
Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Batangkaluku memiliki dan terus mengembangkan agribisnis nyata untuk praktek para peserta, baik agribisnis budidaya, pasca panen, pengolahan maupun pemasarannya.
Kepala Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Batangkaluku, Ir. Bandel Hartopo MSc. (52) mengatakan kesuksesan sebuah balai pertanian dapat diukur dari semakin banyaknya orang datang mencari teknologi dan manajemen agribisnis yang dilatihkan oleh balainya.
Berbagai kegiatan pengembangan infrastruktur dan sarana pertanian dilakukan dengan pola bantuan sosial (bansos) untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mencapai surplus beras 10 juta ton pada tahun 2014.
Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Sumardjo Gatot Irianto mengatakan pemberian bantuan sosial untuk membangun infrastruktur pertanian dan sarana pertanian ini merupakan tahapan antara untuk menuju masyarakat petani yang mandiri.
Bantuan sosial (bansos) pemerintah untuk membangun jaringan irigasi dan sarana produksi pertanian dirasakan petani manfaatnya.
Ketua Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Madurejo di Prambanan Sleman Yogyakarta H Ngatiman mengatakan Bansos yang diterimanya selalu dimanfaatkan untuk pemberdayaan.
Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP) Gowa Sulawesi Selatan mulai tahun ajaran 2011/2012 membuka dua program studi baru yakni program studi perkarantinaan hewan dan program studi (prodi) perkarantinaan tumbuhan.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementerian Pertanian Ato Suprapto mengatakan selain membuka prodi baru karantina, tujuh STPP yang dimiliki Kementan juga membuka prodi baru lainnya, di antaranya adalah prodi pengawasan mutu benih, prodi pengawasan mutu bibit, pengawas mutu pakan dan prodi pengamat organisme pengganggu tanaman (POPT).
Kinerja SDM Pertanian Pegawai Negeri Sipil (PNS), baik struktural maupun fungsional di Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (Badan PPSDMP) Kementerian Pertanian, akan diukur prestasinya dengan metode Quality Performance Index (QPI). Dengan penilaian yang terukur itu bisa jadi bahan untuk promosi jabatan atau pemberian penghargaan kepada yang bersangkutan.
Sekretaris Badan PPSDMP Kementan Dr. Edi Abdurachman MS mengatakan dengan penerapan QPI ini maka karyawan yang melakukan usaha yang lebih baik akan mendapatkan catatan kinerja yang lebih baik. Dengan kinerja yang lebih baik, maka kesempatan mereka untuk mendapatkan promosi jabatan atau penghargaan semakin besar peluangnya.
Pada acara puncak teleconference, Presiden SBY meminta Menteri Pertanian Suswono, Gubernur Kaltim Awang Faroek Isaac, Ketua KTNA Winarno Tohir serta Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari, memberikan laporan pelaksanaan Penas XIII Petani Nelayan 2011.
Untuk itu panitia propinsi telah menyusun laporan “Monitoring dan Evaluasi Penas XIII Petani Nelayan”. Pada minggu lalu Sinta edisi 7-13 September 2011 No. 3421 Tahun XLII telah memuat Laporan Bidang I tentang Upacara dan Appresiasi dan Bidang II tentang Kepemimpinan dan Kemandirian Kontak Tani Nelayan. Pada edisi ini akan dilanjutkan Bidang III, IV, V, VI dan VII.
PRESIDEN MINTA LAPORAN HASIL PENAS XIII-Petani Nelayan 2011 (1)
Pada acara puncak tele conference, Presiden SBY meminta Menteri Pertanian Suswono, Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak, ketua KTNA Winarno Tohir serta Bupati Kutai Kartanegara, Rita Widyasari, memberikan laporan pelaksanaan Penas XIII-Petani Nelayan 2011.
Sementara itu Panitia Propinsi telah menyusun “Monitoring dan Evaluasi” Penas XIII Petani-Nelayan.
I.Bidang I menangani UPACARA DAN APPRESIASI dengan Kepala Bidang Asisten Pemerintahan Sekda Prov. Kaltim.
Kegiatannya terdiri dari (1) Pembukaan, Acara Puncak dan Penutupan, (2) Temu Wicara Presiden dan Pejabat Tinggi, (3) Pemberian Penghargaan.
Page 1 of 3







![]() | Hari Ini | 5959 |
![]() | Kemarin | 6719 |
![]() | Pekan Ini | 5959 |
![]() | Pekan Lalu | 59447 |
![]() | Bulan Ini | 38438 |
![]() | Bulan Lalu | 381448 |
![]() | Total | 2884042 |